Senin, 14 Juli 2008

Tanabata Matsuri

Tanggal 5 Juli, Rosma diajak mb Yaya ke rumah orang Jepang. Katanya mereka mau buat party dalam rangkan festival Tanabata. Yah namanya anak2 yah, diajak begituan pasti langsung bilang mauuuuuuuuu....hehehehe. Jadi kita cabut dari Ijiri sekitar jam 10. Kurang lebih 1 jam kemudian sampai di tempat tujuan. Nah, begitu masuk tercium bau kayak dupa gitu di dalam rumahnya. Menyengat banget baunya....trus ternyata kita tamu yang datang awal. katanya nanti bakalan ada beberapa foreigner yang bakal datang juga. Nah, yang dilakukan setelah itu adalah main origami. Jadi ada salah satu nenek yang notabene adalah guru origami. Jadi nenek itu yang ngasih lihat cara origami ke kami. Trus, tidak lama orang-orang mulai berdatangan. Dan Rosma pun sibuk mengutak-atik kertas2 origami itu. 

Nah, saat yang penting tiba yaitu makan siang. Menunya mie dingin. Jadi mie dingin itu makanan khas musim panas, yang kalau di Indonesia mungkin kita panggil bihun. Tapi mie ini tidak disajikan panas, tapi dingin dan dimakan dengan dicelupkan ke dalam kecap dulu. Enak sih.....tapi, karena Rosma suka makan banyak jadi perut masih agak kurang gimana gitu...hehehehe. Mungkin orang Jepang emang makannya dikit kali yah, tapi tetep aja terima kasih untuk makanannya.

Abis itu, ada salah satu ibu baca cerita. Cerita tentang bangau dan petani. tentu saja dalam bahasa Jepang. jadi Rosma menyibukkan diri dengan bermain origami, daripada ngantuk. kondo wa, ibu-ibu disitu menulis permohonan di kertas. Dan nantinya digantung di ranting-ranting bamboo.... speechless

Oya, kegiatan menyenangkan buat Rosma adalah foto2...xixixixixixi...
Dan setelah itu, kegiatan berlanjut ke ruang makan. Tapi acaranya cuma makan cemilan dan ngobrol...fyuuuh....Rosma pengen makan besaaaaaaar....hohohohoho (maaf yah pembaca, si penulis suka sekali makan). Begitulah, perayaan Tanabata bersama ibu2 Jepang....

**) sekilas tentang Tanabata matsuri atau star festival

jadi begini, yang Rosma dengar yah cerita zaman dahulu kala. Di langit ada seorang putri penenun Orihime (bintang vega) yang jatuh cinta dengan pangeran penggembala sapi bernama Hikoboshi (bintang Altair). Nah, ceritanya mereka semua tinggal di langit. jadi keduanya sering bermain bersama dan lupa dengan tugas masing-masing. Karena itu lah, sang raja marah. Dan, Raja pun memisahkan keduanya dengan Milky Way (Amanogawa river). Semacam kumpulan bintang yang berbaris membentuk pola seperti sungai. Nah, mereka cuma diizinkan bertemu tanggal 7 Juni, hari itu sungainya mengecil. Nah, itu dia yang diperingati ama orang-orang jepang. Katanya mereka bisa ketemu kalau hari hujan, jadi orang-orang Jepang berdoa agar hujan dan mereka bisa bertemu......hehehehhe, aneh yah...
Oya, mereka juga menulis permohonan dan digantung di ranting bamboo, mungkin maksudnya pake ranting bamboo biar bisa nyampe ke langit gitu kali yah......


Jumat, 04 Juli 2008

Dazaifu Shrine


14 Juni 2008, para jomblo PPIF jaln-jalan ke Dazaifu, eh minus mb Dian (udah double). Karena Rosma tinggal terpisah dengan yang lain, jadi Rosma nunggu di Ijiri Eki. Oya, sebelumnya udah bingung nyari Bento, soalnya hotto motto belum buka kalo pagi2. Akhirnya beli bento di kombini depan dormitory. Kita brangkat sekitar jam 9, dan nyampe sana udah cukup rame. Di depan shrine itu ada jalan semacam pasar, yang di kanan dan kirinya penuh dengan orang jualan. Keren pokoknya.... Begitu masuk, seperti biasa foto-foto. Nyampe di kuil utama, kita ngeliatin orang pada berdoa, kayak di pelm2 kungfu gitu. Katanya sih g sopan kalau ngambil foto orang yg lagi doa disitu, tapi kita bener2 cuek abizzz. Trus di bagian belakang kuil banyak kayu2 doa yang digantung mungkin jumlahnya ribuan. Kebanyakan doa biar lulus ujian. kalau kata salah satu senpai sih, Dazaifu terkenal karena dewa pendidikan gitu, makanya kalau mau ujian pada kesitu. Dan yang datang bukan cuma dari Fukuoka, tapi seluruh Jepang...rame deh.
Kita mulai menuju ke Museum Nasionalnya Kyushu. Sebelumnya ngelewatin kolam yang di tengah2nya banyak tumbuh bunga, cantiiiik banget. Ada hal yang pasti tidak akan ditemui di Indonesia, yaitu sebelum nyampe di depan museum, kita naik elevator yang menembus gunung....kereeeeeeen banget. 
Kyushu National Museum gedeeeee banget, dan untuk mahasiswa KyuDai masuknya g bayar(sip, kita emang paling seneng ama yang gratisan). Dibuat sebagus apapun juga, kalau Rosma emang kurang tertarik dengan museum, jadi yah bosan. Sebelum, kluar kita liat teater 4000, yang katanya cuma ada 1 di dunia, tapi pengantarnya nihon go...amit-amit, mana ngerti kita...Abis itu, kita liat asian corner, eh ada angklung, jadinya kita main beberapa lagu, baru keluar museum. Nah, tantangan baru nih, kita harus nyari tempat sholat. Karena susah, kita sholat di atas batu2an besar disekitar kuil, terserah deh orang mau ngliat aneh...yang penting bisa sholat. 
Di akhir acara baru deh pada cari oleh2, kebetulan 2 orang udah mau balik ke Indonesia. Susah juga yah, ternyata laki2 g kalah ribet kalau blanja. Dan karena Rosma dan mb Dian kecapaian kita cuma nunggu di dekat eki. Sebelumnya juga beli ice cream. Rosma beli yang rasa green tea. Di toko itu jual ice dengan buanyak macam rasa...termasuk rasa tahu....g kebayangkan???

Btw, ice cream green tea enaaaaaaak banget.....

Kamis, 03 Juli 2008

Pengajian ibu-ibu PPIF di Najima


Sebulan sekali,ibu-ibu PPIF berkumpul dan mengadakan pengajian. Tempatnya pun bervariasi alias berindah-pindah. Kebetulan tanggal 15 Juni itu, pengajian ada di apatonya pak Idris. 
Rosma, brangkat bareng mb Yaya. Meskipun hari itu hujan, kita tetep aja brangkat...cieeeee.
Begitu sampai disana kira-kira jam 11 lewat dikit, ternyata yang hadir baru sedikit. Padahal kita udah khawatir telat tuh. Biasa deh orang Indonesia suka ngaret......
Dan, satu jam kemudian baru deh acara dimulai. Rameeee banget. Dan yang bikin rame adalah para balita yang dibawa oleh ibu masing-masing. Hampir g ada bedanya antara suasana di pengajian itu dengan suasana di TK....hehehehe. Begitu  riuhnya suara para peserta pengajian sampai-sampai sang pengisi pengajian pun tidak diperhatikan. Apalagi yang dibahas mengenai keluarga, addduuuuuhhh, bagi yang masih single tentu terkesan membosankan..huhuhu
Nah, acara yang paling diminatipun tiba, yaitu acara makan siang. Waaaau, senangnya......Setelah sekian lama akhirnya bisa menikmati masakan dengan rasa Indonesia banget.... Dan yang paling istimewa adalah sambel terasinya yang pedes abisss......Tapi, karena menu utama adalah gulai sapi atau kambing gitu. jadi Rosma cuma bisa makan lauk plus kuah gulainya....Kita nambah beberapa kali...hehehehe, namanya juga anak kos yang lagi ngirit, jadi harus bersemangat untuk makan gratissss.....

Sampah yang begitu rumit...

Waktu pertama-tama datang kesini, sempat bingung juga karena dikasih sebuah booklet hijau tentang panduan sampah. Karena bingung, jadi panduan itu dilempar begitu saja ke salah satu sudut kamar. Nah, mulai deh yang namanya manusia pasti 'nyampah'  alias menghasilkan sampah. Mulai lagi kebingungan untuk nyari tempat sampah. Tadinya Rosma pikir tiap kali buang sampah kita harus bayar. Ternyata setelah tanya sono tanya sini, tau deh kalau kita harus beli plastik khusus untuk buang sampah. Dan sampah pun bukan sembarang sampah, harus dipisahkan berdasarkan jenisnya...nah kan, bingung yah???hehehehe, ok rosma jelaskan pelan-pelan yah. 

Di Fukuoka city ini (mungkin sama juga dengan di kota lain, tabun desu ne), kalau mau buang sampah harus pake plastik yang dibuat oleh pemerintah Fukuoka city. Kantong-kantong sampah itu bisa didapat di depato, kombini dan tempat2 bertanda khusu. Satu set isinya 10 kantong dengan ukuran bervariasi, mulai 15liter(150yen), 30 liter (300 yen) dan 45 liter (450 yen). Nah kalau kita buang sampah g pake itu, sampah tidak bakal diangkut dan dikasih stiker.
Sampah itu digolongkan menjadi 4 jenis yaitu: Burnable, non-Burnable, Glass containers and PET bottles dan øversized. Burnable itu contohnya plastik, sampah dapur, baju, bahan kulit, dll. Sampah ini dikumpul 2 kali seminggu  di tempat2 tertentu. Bolehnya buang sampah ya cuma dihari itu aja, itupun cuma malem hari. Untuk kertas disarankan dikumpulkan untuk didaur ulang. Ok, jelas yah??

Jenis kedua adalah non-Burnable sampah, contohnya glass, keramik, telpon, payung, kaleng,dll. Oya, kalau hp harus dibalikin ke vendornya, g boleh dibuang, biar di daur ulang oleh vendornya. Jenis kantong sampahnya sama kayak sebelumnya, tapi tulisan di kantongnya berwarna biru. Kalau yang burnable tadi warnanya merah. Next, adalah Glass containers dan PET bottles. Nah cara ngebedain dia PET atau bukan, itu dari tulisan di botol itu juga. Trus, tutupnya harus dilepas dan dibuang di burnable, baru deh botolnya dikempesin dan dibuang kekantongnya yang berwarna orange.  Oya, sebelum dibuang harusnya botol atau Glass itu dibilas air dulu satu kali....huuuuh, repot amet yah. 
Taraaaaa, jenis terakhir adalah oversized. Contohnya kursi, meja, karpet, kotatsu, sepeda, microwave, dll. Nah untuk sampah jenis ini harus telpon dulu atao kontak lewat email dengan dinas lingkungannya Fukuoka city.  Dan prosesnya cukup rumit deh....males juga nulisnya , hehehehe.

Penting juga nih, ada jenis barang tertentu yang tidak boleh dibuang alias tidak akan diangkut oleh petugas sampah. Dan barang itu adalah: AC, TV yang jenis CRT, kulkas, freezer, mesin cuci, motor, piano, dll. Nah untuk alat2 elektronik, bisa di taruh di toko elektronik untuk di buang. Tapi kita harus bayar ke toko itu plus biaya angkutannya....hohohoho, beda banget yah ama Indonesia. Oya, PC juga gitu. Kita harus bayar kalau mau buang ke toko elektronik. Makanya, orang Jepang itu sering ngejual barang2nya ke recycle sebelum jelek dan rusak  atau kalau mereka pengen beli barang tipe baru. Dan di flea market gitu yah, barangnya masih bagus2 dan keren. nGak seperti di Indonesia, yang ngejual barang kalau udah rusak aja....iya kan????

Begitulah sekelumit cerita dari sebegitu rumitnya pengaturan masalah sampah di Jepang ini. Denger-denger yah, walau udah diatur sedemikian rupa, sampah tetap jadi masalah yang pelik bagi pemerintah Jepang. Dan pertanyaannya adalah kok pemerintah Indonesia terlihat enjoy aja masalah sampah ini yah???? 
Apa harus nunggu terjadi ledakan sampah di TPA lagi nih???? (Speechless)

Selasa, 01 Juli 2008

Certificate Ceremony Kyushu University Friendship


Rabu itu 11 Juni, ada undangan untuk pemberian certificate program yang Rosma ikuti dari Kyushu University. Dan, Rosma udah bangun pagi-pagi buat persiapan. Tapi ya, hampir aja telat datang (g tau deh tadi kelamaan ngapain). Pas jam tengah 11 teng, Rosma nyampe. Peserta lain udah pada datang semua...aduuuuh, Rosma....Rosma. Yang jadi masalah juga, Rosma nanya-nanya ke mahasiswa lain letak gedungnya, eh g ada yang tau. Ya udah, sempat nyasar-nyasar juga nih.
Akhirnya acara dimulai. Peserta dipanggil satu-satu. Trus foto-foto, udah deh...
Ya 'g lah, masa cuma gitu aja. Abis itu ada acara diskusi. Pihak Kyudai nya nanya ama peserta apakah ada saran atau kritik gitu. Nah, Rosma cuma bilang ke bapak dari Kyudai kalau cukup kesulitan berkomunikasi karena Rosma g bisa nihon go, dan orang Jepang Inggrisnya payah....hehehehe
Pulangnya hujan lagi....udah ujan, becek, g ada ojek.....capeeeeee duehhhh....hihihihi
Tapi seneng.......Yeah!!!!

Senin, 30 Juni 2008

Bamboo Concert


7 Juni 2008 PPIFukuoka bekerjasama dengan berbagai pihak mengadakan bamboo concert dalam rangka memperingati 50tahun Friendship Indonesia-Jepang. Dan,..para performers sudah melakukan persiapan untuk acara itu jauuuuuuh hari. Termasuk Rosma yang hampir tiap minggu ke Kashihama ryugaksei kaikan untuk latihan angklung....Akhirnya hari yang ditunggu tiba, Rosma bangun pagi-pagi dan sudah persiapan pake kostum hitam-hitam...Hmf,,..pengennya sih pake warna lain yah, biar lebih seru. Tapi harus nurut apa kata bosnya....hehehehe
Ternyata Rosma termasuk peserta yang datang awal, terbukti dengan masih minimnya pendukung acara yang hadir. Dan, kurang lebih jam 11, kita mulai gladi bersih. Cukup.....cukup kacau gladi bersihnya. Beberapa pemain angklung sempat kebingungan dan ngedumel g jelas. Rosma termasuk pihak yang tetap santai, dengan duduk2 saja menunggu petunjuk pimpinan acara...hihihihi
Akhirnya,....saat yang cukup penting tiba, yaitu makan siang. Habis, tadi pagi g sempat sarapan karena takut telat datang. Banyak juga porsinya...ippai desu. Setelah makan, kita sholat dulu sebelum acara dimulai. Dan mulailah terjadi  keributan di kamar ganti ibu-ibu. Kita semua harus siap dengan kostum daerah masing-masing pada jam 3 sore. Ribet tapi seru...dan sepertinya keributan seperti ini tidak terjadi di kamar ganti bapak-bapak. Kan mereka g pake acara make up (hohohoho....),..
Taraaa......Rosma sudah siap dengan kostum Nusa Tenggara Barat. Cakep juga kostumnya hehehe, orangnya apalagi. Dan....sempat terkaget juga waktu naik ke panggung, g nyangka kalau penonton bakal sepadat itu....aduh, banyak yang ngliatin nih....jadi enak ^_^. Begitu Fashion show pakaian daerah selesai, langsung disusul penampilan para kuda...maksudnya penari kuda kepang. Nah, Rosma dan pemain angklung lain yang tadi pake baju adat, harus segera berganti kostum untuk angklung....ho.......cape juga, tapi seneng.

Dan, akhirnya kita berhasil memainkan 3 lagu dengan sukses. Meski ada yang salah-salah juga di beberapa nada(Rosma juga), tapi g mengecewakan deh....Yeah, senangnya.
Pulangnya, seperti biasa naik nishitetsu dari tenjin dengan wajah yang masih bermake up, agak malu juga yah...aduuh dilihatin orang....
Oya, Sasada sensei datang, dan bilang kalau acara ini menarik. Trus Takahashi sensei juga datang, hanya untuk lihat Rosma katanya, soalnya waktu indah putri main dia pulang....hehehehe.......Semangat!!!!

Sabtu, 07 Juni 2008

Ichigo Gari


Setelah latihan angklung, tanggal 11 Mei 2008 sekitar jam 1an, kita pergi ke daerah hampir ke Saga gitu untuk Ichigo Gari. jadi, di daerah itu banyak kebun-kebun strawbery yanga kebetulan lagi musim panen. Jadi kita bisa bayar dan masuk untuk ambil  buah sebanyak apapun boleh, tapi harus dimakan disitu dan g boleh dibawa pulang. Kalau bawa pulang harus bayar lagi. Masuknya bayar 600 yen. Mobil yang Rosma tumpangin sempat nyasar berkali-kali, jadi kita agak tertinggal. Tapi, tetap semangat.....yeah!!!! Setelah puas makan strowbery kita ke air terjun yang g jauh dari situ....wah, kayak di kaliurang deh.....tempat ini masih sangat alami, mungkin ini desanya di Jepang kali yah....

Hm...setelah itu juga kita mampir ke toko tahu yang terkenal. Tahu disini diolag jadi berbagai bentuk makanan yang enak banget. Tapi kita agak kesorean datang, mereka udah kelarisan. jadi baru buka jam 2, dan jam 4 udah keabisan...wuiiih...tapi yakin deh tahuya enak banget.....hohohoho, jadinya sampai Ijiri malem banget deh.....hohohoho

Gpp, yang penting senang.....